Kamis, 06 Oktober 2016

Qalqalah (ﻗﻠﻘﻠﻪ) - memantul 
.
Menurut bahasa adalah: Bergetar 
Menurut istilah adalah: 
Pengucapan huruf sukun (mati) yang disertai getaran (pantulan) suara pada makhrojnya sehingga terdengar suara yang kuat.  


Huruf qalqalah ada lima
Dikelompokkan dalam lafaz قُطْبُ جَدٍّ  qutubujaddin: ق ,ط  ,ب ,ج  ,د
 

 Qalqalah terbagi menjadi dua jenis:
 

a. Qalqalah kecil (shugra) yaitu: 
apabila salah satu daripada huruf qalqalah itu berbaris mati dan baris matinya adalah asli karena harakat sukun dan bukan karena waqaf.
 
Contoh:  
ﻴَﻄْﻤَﻌُﻮﻥَ ,ﻴَﺪْﻋُﻮﻥَ

b. Qalqalah besar(kubra) yaitu:
 apabila salah satu daripada huruf qalqalah itu dimatikan karena waqaf atau berhenti. Dalam keadaan ini, qalqalah dilakukan apabila bacaan diwaqafkan tetapi tidak diqalqalahkan apabila bacaan diteruskan.


Contoh:  
ٱﻟْﻔَﻟَﻖِ ,ﻋَﻟَﻖٍ  
 

Huruf ,   pantulannya mendekati suara o.  
Sedangkan untuk huruf lainnya terdengar mendekati lafazh e.
Harus kelihatan lebih jelas dan kuat ketika waqaf pada huruf yang bertasydid, seperti;وَتَبَّ ,اَلْحَجّ ,اَلْحَقَّ 

 
Perhatikan contoh berikut:

 


Pada contoh di atas, suara qolqolah terjadi di tiga tempat, yaitu pada ketukan ke-4, ke-6 dan ketukan ke-9. Cara membacanya berdasarkan alur ketukan adalah sebagai berikut:

  • Ketukan ke-3 berbunyi “JUD”. Tahan lidah pada posisi khuruf “D” (jangan dilepaskan) hingga ketukan ke-4, saat keluar bunyi “DE”. Penahanan lidah pada ketukan ke-3 bertujuan agar tidak muncul bunyi qolqolah 2 kali.

  • Ketukan ke-5 berbunyi “WAQ”. Tahan lidah pada posisi khuruf “Q” (jangan dilepaskan) hingga ketukan ke-6, saat keluar bunyi “QE”. Penahanan lidah pada ketukan ke-5 bertujuan agar tidak muncul bunyi qolqolah 2 kali.

  • Ketukan ke-8 berbunyi “RIB”. Tahan bibir pada posisi khuruf “B” (jangan dilepaskan) hingga ketukan ke-9, saat keluar bunyi “BE”. Penahanan bibir pada ketukan ke-8 bertujuan agar tidak muncul bunyi qolqolah 2 kali.

Agar lebih lengkap, perhatikan juga contoh berikut ini:

 

Saudaraku…

Pada contoh di atas, bunyi qolqolah terjadi 2 kali, yaitu pada ketukan ke-2 dan ketukan ke-7. Cara membacanya adalah:

  • Ketukan ke-1 berbunyi “MATH”. Tahan lidah pada posisi khuruf “TH” (jangan dilepaskan) hingga ketukan ke-2, saat keluar bunyi “THE”. Penahanan lidah pada ketukan ke-1 bertujuan agar tidak muncul bunyi qolqolah 2 kali.

  • Ketukan ke-6 berbunyi “FAJ”. Tahan lidah pada posisi khuruf “J” (jangan dilepaskan) hingga ketukan ke-7, saat keluar bunyi “JE”. Penahanan lidah pada ketukan ke-6 bertujuan agar tidak muncul bunyi qolqolah 2 kali.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar